Senin, 25 Juni 2012

Cara Menurunkan Panas Demam Anak

gambar daun sirih 2Cara Menurunkan Panas Demam Anak-Bagi anda yang ingin menurunkan suhu demam panas anak, ada satu petua yang boleh anda cuba. Lebih-lebih lagi kepada anda yang agak sukar untuk mendapatkan rawatan doktor. Mungkin atas sebab-sebab tertentu. Siapa tahu, kan? Ataupun kalau anda panik, sila tenangkan diri anda dan lakukanlah rawatan tradisional ni yer.


1. Mula-mula sekali, sila ambil atau cari 3 helai daun sirih.


2. Ramaskan daun sirih tu bersama-sama dengan sedikit air.


3. Jaram*kan air daun sirih tadi kat kepala anak anda.


4. Ulang melakukannya sehinggalah demam anak anda turun, ok. :)

Minggu, 24 Juni 2012

cara melahirkan anak tanpa rasa sakit

cara melahirkan anak tanpa rasa sakit-Sepanjang hidup ni, saya belum pernah lagi dengar dari mulut seorang ibu yang mengaku mereka tak rasa sakit pun ketika melahirkan anak. Mestilah sakit, kan? Selalunya mereka akan cakap hanya Tuhan saja yang tahu betapa sakitnya masa tu. Lebih-lebih lagi "time" melahirkan anak sulung. Pengalaman pertama lah katakan. Huhh... Betapa besarnya pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya sejak awal-awal lagi.


Namun begitu, saya pernah terbaca mengenai petua tradisional yang dikatakan dapat membantu para ibu melahirkan anak tanpa berasa sakit. Ataupun mengurangkan rasa sakit.


Hah! Ada ker cara melahirkan anak tanpa rasa sakit. Gi mana tu?


Oh, begini bunyinya petua yang saya maksudkan tu;


1. Sewaktu kandungan anda berusia 6 bulan, mula amalkan meminum 1 sudu minyak kelapa. Minum sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Kemudiannya...

2. Apabila kandungan anda mencecah 9 bulan, tukar kekerapan pengambilan minyak kelapa tadi. Dos nya tetap sama iaitu 1 sudu dan minumlah setiap hari sehingga tiba hari kelahiran anak anda.


Lagi satu, sebaik-baiknya anda buatlah minyak kelapa tu sendiri. Ia bertujuan memastikan anda benar-benar meminum minyak kelapa yang bersih dan selamat.

Di samping itu, janganlah anda lupa untuk selalu berdoa kepada-Nya agar segala urusan melahirkan anak berjalan lancar serta dijauhi daripada segala perkara yang tak diingini. Amin.

Jumat, 22 Juni 2012

CARA BUDIDAYA CABAI

BUDIDAYA CABAI
 A. PENDAHULUAN
Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.
PT. Natural Nusantara ( NASA ) berupaya membantu penyelesaian masalah tersebut, agar terjadi peningkatan produksi cabai secara kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ), sehingga petani dapat berkompetisi di era pasar bebas.

B. FASE PRATANAM
1. Pengolahan Lahan
• Tebarkan pupuk kandang dosis 0,5 -1 ton/ 1000 m2
• Diluku kemudian digaru (biarkan + 1 minggu)
• Diberi Dolomit sebanyak 0,25 ton / 1000 m2
• Dibuat bedengan lebar 100 cm dan parit selebar 80 cm
• Siramkan SUPER NASA (1 bt) / NASA(1-2 bt)
- Super Nasa : 1 btl dilarutkan dalam 3 liter air (jadi larutan induk). Setiap 50 lt air tambahkan 200 cc larutan induk.
Atau 1 gembor ( + 10 liter ) diberi 1 sendok makan peres SUPER NASA dan siramkan ke bedengan + 5-10 m.
- NASA : 1 gembor ( + 10 liter ) diberi 2-4 tutup NASA dan siramkan ke bedengan sepanjang + 5 - 10 meter.
• Campurkan GLIO 100 - 200 gr ( 1 - 2 bungkus ) dengan 50 - 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan.
• Bedengan ditutup mulsa plastik dan dilubangi, jarak tanam 60 cm x 70 cm pola zig zag ( biarkan + 1 - 2 minggu ).

2. Benih
• Kebutuhan per 1000 m2 1 - 1,25 sachet Natural CK -10 atau CK-11 dan Natural CS-20, CB-30
• Biji direndam dengan POC NASA dosis 0,5 - 1 tutup / liter air hangat kemudian diperam semalam.

C. FASE PERSEMAIAN ( 0-30 HARI)
1. Persiapan Persemaian
• Arah persemaian menghadap ke timur dengan naungan atap plastik atau rumbia.
• Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang telah disaring, perbandingan 3 : 1. Pupuk kandang sebelum dipakai dicampur dengan GLIO 100 gr dalam 25-50 kg pupuk kandang dan didiamkan selama + 1 minggu. Media dimasukkan polibag bibit ukuran 4 x 6 cm atau contong daun pisang.

2. Penyemaian
• Biji cabai diletakkan satu per satu tiap polibag, lalu ditutup selapis tanah + pupuk kandang matang yang telah disaring
• Semprot POC NASA dosis 1-2 ttp/tangki umur 10, 17 HSS
• Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban

3. Pengamatan Hama & Penyakit
a. Penyakit
• Rebah semai (dumping off), gejalanya tanaman terkulai karena batang busuk , disebabkan oleh cendawan Phytium sp. & Rhizoctonia sp. Cara pengendalian: tanaman yg terserang dibuang bersama dengan tanah, mengatur kelembaban dengan mengurangi naungan dan penyiraman, jika serangan tinggi siram GLIO 1 sendok makan (± 10 gr) per 10 liter air.
• Embun bulu, ditandai adanya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada daun atau kotil yg disebabkan cendawan Peronospora parasitica. Cara mengatasi seperti penyakit rebah semai.
• Kelompok Virus, gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik atau pucat. Gejala timbul lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu. Cara mengatasi; bibit terserang dicabut dan dibakar, semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA.

b. H a m a
• Kutu Daun Persik (Aphid sp.), Perhatikan permukaan daun bagian bawah atau lipatan
pucuk daun, biasanya kutu daun persik bersembunyi di bawah daun. Pijit dengan jari koloni kutu yg ditemukan, semprot dengan BVR atau PESTONA.
• Hama Thrip parvispinus, gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun diisap, lapisan bawah daun berwarna keperak-perakan atau seperti tembaga. Biasanya koloni berkeliaran di bawah daun. Pengamatan pada pagi atau sore hari karena hama akan keluar pada waktu teduh. Serangan parah semprot dengan BVR atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.
• Hama Tungau (Polyphagotarsonemus latus). Gejala serangan daun berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir ke bagian bawah sepanjang tulang daun. Pucuk menebal dan berguguran sehingga tinggal batang dan cabang. Perhatikan daun muda, bila menggulung dan mengeras itu tandanya terserang tungau. Cara mengatasi seperti pada Aphis dan Thrip

D. FASE TANAM
1. Pemilihan Bibit
• Pilih bibit seragam, sehat, kuat dan tumbuh mulus
• Bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21 - 30 hari)

2. Cara Tanam
• Waktu tanam pagi atau sore hari , bila panas terik ditunda.
• Plastik polibag dilepas
• Setelah penanaman selesai, tanaman langsung disiram /disemprot POC NASA 3-4 tutup/ tangki.

3. Pengamatan Hama
• Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon ), aktif malam hari untuk kopulasi, makan dan bertelur. Ulat makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangkai daun. Siang hari sembunyi dalam tanah disekitar tanaman terserang. Setiap ulat yang ditemukan dikumpulkan lalu dibunuh, serangan berat semprot dengan PESTONA atau VIREXI
• Ulat Grayak ( Spodoptera litura & S. exigua ),
Ciri ulat yang baru menetas / masih kecil berwarna hijau dengan bintik hitam di kedua sisi dari perut/badan ulat, terdapat bercak segitiga pada bagian punggungnya (seperti bulan sabit). Gejala serangan, larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan berupa bintil-bintil atau lubang-lubang besar. Serangan parah, daun cabai gundul sehingga tinggal ranting-rantingnya saja. Telur dikumpulkan lalu dimusnahkan, menyiangi rumput di sekitar tanaman yang digunakan untuk persembunyian. Semprot dengan VITURA, VIREXI atau PESTONA.
• Bekicot/siput. Memakan tanaman, terutama menyerang malam hari. Dicari di sekitar pertanaman ( kadang di bawah mulsa) dan buang ke luar areal.

E. FASE PENGELOLAAN TANAMAN (7-70 HST)
1. Penyiraman dapat dilakukan dengan pengocoran tiap tanaman atau penggenangan (dilep) jika dirasa kering.
2. Pemupukan lewat pengocoran dilakukan seminggu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan campuran pupuk makro Urea : SP 36 : KCl : NASA = (250 : 250 : 250) gr dalam 50 liter ( 1 tong kecil) larutan. Diberikan umur 1 - 4 minggu dosis 250 cc/lubang, sedang umur 5-12 minggu dengan perbandingan pupuk makro Urea : TSP : KCl : NASA = (500 : 250 : 250) gr dalam 50 liter air, dengan dosis 500 cc/lubang.
Kebutuhan total pupuk makro 1000 m2 :
Jenis Pupuk    1 - 4 minggu (kg)    5 - 12 minggu
(kg)
Urea    7    56
SP-36    7    28
KCl    7    28

Catatan :
- Umur 1 - 4 mg 4 kali aplikasi (± 7 tong/ aplikasi)
- Umur 5-12 mg 8 kali aplikasi (± 14 tong/aplikasi)
3. Penyemprotan POC NASA ke tanaman dengan dosis 3-5 tutup / tangki pada umur 10, 20, kemudian pada umur 30, 40 dan 50 HST POC NASA + Hormonik dosis 1-2 tutup/tangki.
4. Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama / produksi mulai umur 15 - 30 hr.
5. Pengamatan Hama dan Penyakit
• Spodoptera litura/ Ulat grayak Lihat depan.
• Kutu - kutuan ( Aphis, Thrips, Tungau ), lihat fase persemaian.
• Penyakit Layu, disebabkan beberapa jamur antara lain Fusarium, Phytium dan Rhizoctonia. Gejala serangan tanaman layu secara tiba-tiba, mengering dan gugur daun. Tanaman layu dimusnahkan dan untuk mengurangi penyebaran, sebarkan GLIO
• Penyakit Bercak Daun, Cercospora capsici. Jamur ini menyerang pada musim hujan diawali pada daun tua bagian bawah. Gejala serangan berupa bercak dalam berbagai ukuran dengan bagian tengah berwarna abu-abu atau putih, kadang bagian tengah ini sobek atau berlubang. Daun menguning sebelum waktunya dan gugur, tinggal buah dan ranting saja. Akibatnya buah menjadi rusak karena terbakar sinar matahari. Pengamatan pada daun tua.
• Lalat Buah (Dacus dorsalis), Gejala serangan buah yang telah berisi belatung akan menjadi keropos karena isinya dimakan, buah sering gugur muda atau berubah bentuknya. Lubang buah memungkinkan bakteri pembusuk mudah masuk sehingga buah busuk basah. Sebagai vektor Antraknose. Pengamatan ditujukan pada buah cabai busuk, kumpulkan dan musnahkan. Lalat buah dipantau dengan perangkap berbahan aktif Metil Eugenol 40 buah / ha
• Penyakit Busuk Buah Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides), gejala serangan mula-mula bercak atau totol-totol pada buah yang membusuk melebar dan berkembang menjadi warna orange, abu-abu atau hitam. Bagian tengah bercak terlihat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam. Serangan berat menyebabkan seluruh bagian buah mengering. Pengamatan dilakukan pada buah merah dan hijau tua. Buah terserang dikumpulkan dan dimusnahkan pada waktu panen dipisahkan. Serangan berat sebari dengan GLIO di bawah tanaman.

F. FASE PANEN DAN PASCA PANEN
1. Pemanenan
• Panen pertama sekitar umur 60-75 hari
• Panen kedua dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya
• Setelah pemetikan ke-3 disemprot dengan POC NASA + Hormonik dan dipupuk dengan perbandingan seperti diatas, dosis 500 cc/ph

2. Cara panen :
• Buah dipanen tidak terlalu tua (kemasakan 80-90%)
• Pemanenan yang baik pagi hari setelah embun kering
• Penyortiran dilakukan sejak di lahan
• Simpan ditempat yang teduh
3. Pengamatan Hama & Penyakit
• Kumpulkan dan musnahkan buah yang busuk / rusak

Update Manual Avira

Update Manual Avira

Buat teman teman yang menggunakan avira antivir dan menglami kesulitan update kebetulan saya juga menggunakan dan mengalaminya setelah browsing-browsing mencari akhirnya saya menemukan tips yang mantap dan boleh dicoba dari blog tetangga yaitu ebsot.web.id

Salah satu Antivirus gratis terbaik adalah Avira Antivir. Di beberapa test terakhir, Antivir termasuk antivirus terbaik (baca ini dan ini) . Tetapi sebagian kesulitan dengan update antivirus ini. Meskipun sudah bisa download updatenya seringkali gagal. Apa kira-kira penyebab sering gagalnya update ? Bagaimana tips agar berhasil update?

Coba simak tips update manual Avira Antivir berikut ini. Disertakan juga penjelasan mengenai apa itu incremental VDF update (IVDF) dan beberapa penjelasan mengenai file IVDF ini.


Automatic Update

Untuk update otomatis lewat internet, seharusnya tidak ada masalah. Tinggal klik kanan icon tray dan pilih menu Start Update maka Avira akan otomatis update. Atau melalui tampilan di halaman utama. Dan mungkin memang agak lama. Kalau tidak berjalan, coba langsung menjalankan file preupd.exe di folder instalasi Avira.

Manual Update

Update manual Avira Antivir, baik Antivir Windows Professional, Avira AntiVir Premium, Avira Premium Security Suite dan Avira AntiVir Personal - Free Antivirus, versi 7 atau 8, dapat di download dari link yang sama.

Dimana downloadnya ?
Buka link ini http://www.avira.de/en/support/vdf_update.html kemudian pilih Download IVDF (Unicode) atau langsung download dari salah satu link berikut (Untuk Windows XP, 2000 dan Windows Vista) :

* http://dl.antivir.de/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip
* http://dl1.avgate.net/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip
* http://dl2.avgate.net/down/vdf/ivdf_fusebundle_nt_en.zip

Nama File-nya selalu sama yaitu ivdf_fusebundle_nt_en.zip

Mengecek apakah file IVDF Rusak atau tidak

File update bertipe ZIP, maka kita bisa mengecek apakah file yang kita download tersebut rusak atau tidak. Gunakan saja program seperti Winzip, Winrar, 7zip, IZArc dan sejenisnya, dan buka file tersebut. Jika tidak bisa dibuka, kemungkinan file tersebut rusak (Corrupt). Jika bisa dibuka maka selanjutnya gunakan saja menu "Test" untuk mengecek file tersebut, jika tidak ada error maka file tersebut harusnya bisa digunakan untuk mengupdate.

Jika sudah download berkali-kali masih saja tidak bisa dibuka, maka pastikan download dengan program "Download Manager" seperti FlashGet, DAP, GetRight, Internet Download Manager, Free Download Manager dan sejenisnya

Mengenal incremental VDF update (IVDF)

File update Avira berukuran sekitar 21 MB, berisi update program dan database Virus. Update program merupakan file-file dengan tipe *.dll, sedangkan update database virus file dengan tipe *.vdf. File update virus ini ada 4, yaitu antivir0.vdf, antivir1.vdf, antivir2.vdf dan antivir3.vdf. Berikut penjelasan masing-masing file tersebut:

* antivir0.vdf, merupakan database virus utama (basic-vdf) yang di sertakan ketika menginstall Avira
* antivir1.vdf, merupakan database virus bulanan, diupdate setiap bulan
* antivir2.vdf, merupakan database virus mingguan, diupdate setiap minggu
* antivir3.vdf, merupakan database virus harian, diupdate harian

Avira sendiri biasanya melakukan update antara 3 sampai 7 kali dalam sehari, kadang bisa lebih. Bisa di cek disini

Cara Mengupdate Manual

Setelah file tersebut di download dan tidak ada yang error/rusak, maka update bisa dilakukan dengan membuka Avira ( Double klik icon di system tray, gambar payung atau klik kanan dan pilih menu "Start Antivir"). Setelah terbuka, pilih menu Update > Manual Update…

kemudian dicari file ivdf_fusebundle_nt_en.zip. Setelah itu pilih Open, maka proses update akan berlangsung. Jika proses gagal maka coba restart komputer terlebih dahulu dan ulangi proses Update. Jika sudah di restart masih juga gagal, maka coba antivir di install ulang, mungkin ada file yang rusak.

Masih Juga Gagal ?
Jika update dengan cara-cara diatas masih saja gagal, maka coba alternatif berikut.

* Extract file update diatas (ivdf_fusebundle_nt_en.zip) di folder baru
* Buka Run (Start Menu > Run ), tulis services.msc dan tekan enter atau klik OK
* Akan ditampilkan window "Services". Dari panel disebelah kanan klik judul kolom "Name" sampai kolom itu urut berdasarkan nama dari A - Z.
* Disana ada 2 Services Antivir yang ada, yaitu : AntiVir PersonalEdition Classic Guard dan AntiVir PersonalEdition Classic Scheduler
* Klik kanan dan pilih Stop. Jika menunya tidak aktif, maka Klik kanan dan pilih Properties kemudian bagian Startup type pilih Disabled. Dua-duanya lakukan hal yang sama.
* Restart Komputer
* Setelah itu, copy semua file hasil extract file update di folder instalasi Avira, tumpuk saja file yang lama. Biasanya berlokasi di C:\Program Files\Avira\AntiVir PersonalEdition Classic
* Jika sudah selesai, Kembali jalankan (start) 2 services Antivir diatas (pilih Startup type Automatic kemudian restart komputer.

Dengan cara ini, maka Antivir bisa diupdate, tetapi keterangan di Last Update masih tidak berubah, meskipun sudah diupdate. Nanti akan berubah ketika update dilakukan secara normal. Jika cara-cara update diatas masih juga gagal, kemungkinan ada konflik dengan aplikasi lain atau bisa juga komputer tersebut terinfeksi virus. Ada pertanyaan atau masukan silahkan disampaikan melalui komentar. (http://ebsoft.web.id)

Tambahan

Jika akan melakukan install ulang sebaiknya download Avira Antivir terbaru, bisa ambil dari link berikut ( Version: 8.1.00.295 ):

http://dl1.avgate.net/down/windows/antivir_workstation_winu_en_h.exe (21.28 MB)
http://dl1.avgate.net/down/windows/antivir_workstation_winu_en_h.zip ( 23.29 MB)

Jika sudah sebelumnya sudah menginstall Avira, maka sebaiknya gunakan juga Avira Registry Cleaner Untuk menghapus setting-setting sebelumnya sehingga instalasi bisa berjalan dengan sistem yang bersih. Download di alamat berikut :
http://www.avira.com/en/support/support_downloads.html

2 Cara Tradisional Mengubati Resdung

2 Cara Tradisional Mengubati Resdung


#1 Kulit Pokok Putat



- Pertama, anda perlukan kulit batang pokok putat. Anggarannya kira-kira sebesar kotak rokok.


Pokok Putat @ Barringtonia Racemosa - IdrisTalu


- Kemudian, bersihkan dan jemur kulit pokok putat hingga kering.

- Bakar kulit yang dah kering tadi sedikit demi sedikit.

- Sedut asapnya sehinggalah terasa nak bersin.

- Anda akan rasa ada lendiran yang keluar dari hidung.

Amal dan ulangi petua di atas sehinggalah anda berasa lega.



#2 Campuran 3 bahan


- Sediakan buah anggur, tepung gandum dan biji jintan hitam.

- Pastikan kuantiti ketiga-tiga bahan di atas adalah sama banyak yea.

- Campurkan kesemua bahan di atas dan tumbuk sampai hancur.

- Akhir sekali, anda perlu meminum bahan-bahan tersebut.

Petua #2 ini perlu dibuat 2 kali sehari. Iaitu sekali pada waktu pagi dan sekali lagi pada waktu petang.

Kamis, 21 Juni 2012

4 Cara Cermat Merawat Bayi Baru Lahir

 Merawat bayi baru lahir menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan bagi orangtua baru. Peran baru sebagai seorang ibu selain menggembirakan terkadang juga menimbulkan kekhawatiran. Selama ibu mengikuti petunjuk perawatan bidan atau dokter, maka tidak perlu cemas. Satu hal yang perlu diperhatikan saat merawat bayi adalah hati-hati, cermat dan tidak mudah panik.
Ada beberapa perhatian penting yang perlu diketahui sehubungan dengan perawatan bayi baru lahir di rumah. Kebiasaan-kebiasaan yang perlu diketahui agar dapat memberikan perawatan terbaik bagi bayi antara lain :

1. Bayi baru lahir tidak  perlu memakai gurita.
Perawatan bayi dengan mengenakan gurita perlahan kini sudah mulai ditinggalkan. Penggunaan gurita pada bayi justru akan menekan bagian perut bayi dan membuat bayi kesulitan bernafas. Seandainya ibu ingin tetap mengenakan gurita sebaiknya ikatan harus longgar. Jangan khawatir bahwa tali pusat bayi akan tergeser dan cemas bayi akan kesakitan.
Pemakaian gurita yang terlalu ketat justru akan menekan lambung dan membuat bayi tidak nyaman. Selain itu, bayi juga sedang masa pertumbuhan organ tubuhnya. Ibu khawatir perut bayi akan kembung? Tak perlu cemas. Tidak ada bayi kembung akibat tidak menggunakan gurita sejak bayi.
Pada bayi, memang otot dinding perut masih belum kuat dan sangat lentur, sehingga kadang tampak lebih besar. Seiring dengan pertumbuhan dan gerak bayi semakin aktif otot-otot tubuh bayi akan semakin kencang dan bila sudah mulai merangkak dan berjalan  secara alami kondisi perut bayi akan lebih kencang karena sudah ada gerakan dan aktivitas.
Cara perawatan tali pusar terbaru, sebaiknya tali pusar dibiarkan terbuka tanpa dibalut kain kassa dan cukup diolesi alkohol saat di rumah sakit. Selanjutnya di rumah setiap mandi disabuni dan dibersihkan. Bagaimana jika  nanti pusarnya bodong karena tidak memakai gurita? Pusar yang baru lepas kadang pangkalnya tampak menyembul sedikit hal yang wajar, kecuali  kondisi hernia umbilikalis yang berat, maka perlu rujukan untuk ke dokter anak guna perawatan lebih lanjut. Perawatan tali pusar setelah lepas juga tidak perlu ditempeli uang koin untuk mencegah tidak bodong.
2. Perawatan bayi dengan bedong
Bayi baru lahir memang membutuhkan kehangatan, namun bukan dengan membungkusnya rapat-rapat dengan kain bedong. Bila ingin memberi kehangatan, sebaiknya lipatan kain jangan terlalu erat. Sangat disarankan untuk lebih sering membebaskan bayi dari bedong agar bayi dapat bergerak bebas. Merawat bayi dengan  membungkus kain bedong menjadi kebiasaan sebagian orangtua selain untuk kehangatan juga karena mereka cemas bila melihat bayinya seperti ada reflek terkejut atau dalam bahasa medis disebut hynogogic startles.
Gerakan seperti refleks terkejut terlihat pada tangan dan kaki bayi seperti kejang dan gemetar namun hanya beberapa detik. Hal ini normal dan akan menghilang sendiri ketika bayi memasuki usia 3 bulan. Cara mengatasinya memberi kehangatan dan kenyamanan dengan memeluk, meletakkan telapak tangan ibu di dada bayi dengan lembut jika terkejut karena suara keras dan memperbaiki posisi tidurnya agar nyaman. Mungkin, ibu khawatir kaki bayinya akan bengkok. Tak perlu cemas. Bayi baru lahir memang kakinya cenderung bentuknya agak bengkok dan menekuk.
Posisi kaki  saat bayi baru lahir memang masih belum bisa lurus  sehubungan dengan posisi bayi dalam kandungan. Secara perlahan nanti posisi kaki akan normal kembali. Kecuali bila  ada kelainan  pada bentuk tulang, tentu bidan akan menginformasikan cara perawatan lebih lanjut. Perhatian pada  bayi yang panas tidak  boleh dibedong, justru akan semakin meningkatkan suhu tubuhnya, dan bayi akan sesak karena tidak bisa bernafas dengan leluasa. Ibu sebaiknya membebaskan tangan dan kaki bayi dari ikatan bedong saat menyusui agar bayi juga bisa bersentuhan dengan ibunya. Kontak fisik ini sangat penting bagi bayi.
3. Penggunaan bedak bayi.
Bayi baru lahir sebaiknya tidak perlu diberi bedak tabur seluruh tubuh usai mandi. Resiko terhirup serbuk halus dari bedak tabur akan  masuk paru -paru dan mengganggu pernafasan bayi. Bila memang ingin memberi bedak sebaiknya gunakan bedak padat dengan spon lembut. Cukup usap tipis pada daerah  lipatan paha, lipatan bawah lutut,  ketiak,  dan leher.
Jaga kebersihan saat bayi mandi dengan menyabuni daerah ketiak dan lipatan leher dengan cermat. Akan lebih baik jika bayi setiap selesai mandi kulit bayi tidak diberi bedak tabur atau talk sama sekali. Perawatan bayi usai buang air kecil dan buang air besar dengan menabur bedak di pantat atau alat kelamin tidak direkomendasikan lagi. Menabur bedak justru  akan menumpuk kotoran pada daerah alat kelamin bayi dan mudah terjadi lecet atau iritasi. Pori-pori kulit bayi masih sangat sensitif dan perlu sirkulasi udara terutama di daerah pantat dan alat kelamin yang tertutup. Setiap bayi buang air kecil atau buang air besar cukup bersihkan dengan kapas yang dibasahi air hangat dan keringkan dengan handuk  lembut.
4. Penggunaan popok yang aman.
Sebaiknya, perawatan bayi menggunakan popok kain yang berbahan katun lembut. Bila terpaksa mengunakan pampers saat berpergian, sebaiknya sering diperhatikan kondisi pampers. Ganti setiap basah. Anjuran terbaik adalah gunakan popok kain dari bahan katun yang lembut. Popok kain selain ramah lingkungan juga aman untuk bayi. Bayi terhindar dari resiko alergi dan  infeksi  dan ruam popok. Salam hangat semoga bermanfaat.
Selamat menjalani peran menjadi ibu baru.

Tips Pengaturan Tag Heading Agar Menjadi SEO Friendly

Tips Pengaturan Tag Heading Agar Menjadi SEO Friendly - Tips SEO kali ini megulas sedikit tentang Pengaturan tag heading H1, H2, H3,dst. pada template merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena dengan pengaturan struktur tag heading yang baikmaka template blog kita akan menjadi lebih seo friendly. Sebagaimana kita ketahui, biasanya pada template bawaan blogspot penempatan tag heading tidak tertata dengan baik. Hal seperti ini berdampak pada blog ataupun judul postingan kita menjadi lambat sekali terindeks oleh Google. Nah seperti apa  pengaturan tag headingyang baik dan seo friendly tersebut ? Tips blogging kali ini akan membahasnya untuk anda.

Menurut beberapa referensi yang saya baca mengenai optimasi seo, untuk lebih meningkatkan kualitas seo dari blog kita maka kita harus menggunakan susunan tag heading H1 sebagai title/judul blog, tag heading H2 sebagai title/judul postingan atau judul artikel serta tag heading H3 untuk widget. Untuk mengecek seperti apa susunan tag heading pada template anda sebelum dan sesudah ditata nantinya, anda dapat mengeceknya melalui link heading checker ini. Cara pengaturan tag heading agar sesuai seperti yang saya sebutkan adalah sebagai berikut :

  • Login ke dashboard blogger anda, pilih Rancangan , Edit HTML dan centang Expand widget template.
  • Langkah dibawah ini untuk menjadikan tag h2 sebagai tag titile/judul postingan.
  • Cari kode seperti dibawah ini :


<h3 class="post-title entry-title"> <b:if cond="data:post.link"> Bla..bla..bla.., dan seterusnya sampai kode dibawah ini ya..!! </b:if></h3>
  • Gantilah tag h3 menjadi h2.
  • Cari lagi kode seperti dibawah ini :


<h3 class='mobile-index-title entry-title'> <data:post.title/> </h3>
  • Gantilah tag h3 menjadi h2.
  • Lanjutkan dengan mencari kode seperti ini :


<Group description="Post Title" selector="h3.post-title, h4, h3.post-title a">
  • Ganti tag h3 menjadi tag h2.
  • Selanjutnya kita akan merubah tag heading pada widget blog anda.
  • Carilah kode seperti dibawah ini pada template anda :


<!-- only display title if it's non-empty --> <b:if cond='data:title != &quot;&quot;'> <h2 class='title'><data:title/></h2> </b:if>
  • Ubahlah tag h2 menjadi h3.
  • Jika anda memiliki 5 buah widget yang terpasang pada sidebar, maka anda harus mencari kelima tag heading widget tersebut dan gantilah tag h2 menjadi h3.
  • Save template anda.
  • Ceklah hasilnya melalui link yang saya berikan diatas.
Dengan mengatur tag heading H1, H2 dan H3 seperti diatas, maka insyaallah tag heading pada blog anda menjadi lebih seo friendly. Hal ini saya sudah saya buktikan setiap membuat postingan baru, judul postingan saya akan terindeks oleh Google hanya dengan waktu kurang dari 3 menit. Selamat mencoba tips pengaturan tag heading ini, semoga berhasil dan bermanfaat untuk anda.